Eksplorasi Keindahan Candi Cetho di Lereng Gunung Lawu, Memahami Sejarah dan Keajaiban Alam

Candi Cetho

Sakatourtravel.com – Candi Cetho, terletak di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, merupakan sebuah destinasi magis yang menawarkan kombinasi keindahan alam dan kekayaan sejarah. Terletak di ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut di lereng Gunung Lawu, candi ini menjadi saksi bisu akhir kerajaan Majapahit pada abad ke-15 di bawah pemerintahan Brawijaya V. Mari kita selami keunikan dan pesona Candi Cetho yang masih terpatri dalam udara sejuk pegunungan.

Mengenal Candi Cetho: Sebuah Perjalanan Sejarah

Candi Cetho, dibangun pada akhir kerajaan Majapahit, menjadi peninggalan bersejarah yang memukau. Struktur bangunan ini berupa punden berundak dengan 9 teras, yang masing-masing dihiasi gapura indah. Di teras pertama, hadir sebuah halaman candi yang memanjakan mata dengan pemandangan sekitar kompleks Candi Cetho. Teras kedua mengungkap petilasan Kyai Ageng Krincing Wesi, tokoh penting dari Dusun Cetho.

Baca Juga : Kampung Pecinan Yogyakarta, Membelah Sejarah dan Budaya

Candi Cetho di Lereng Gunung Lawu

Melangkah di Setiap Teras: Misteri dan Keagungan Candi Cetho

Teras ketiga menghadirkan phallus, simbol Siwa berbentuk alat kelamin dengan panjang mencengangkan, 2 meter. Relief-relief menarik menyambut di teras-teras berikutnya. Teras kelima dan keenam menjadi tempat upacara keagamaan, menciptakan aura sakral. Teras ketujuh memamerkan arca sabdopalon dan Nayagenggong, abdi dalem yang menjadi penasehat Brawijaya.

Teras kedelapan menampilkan arca phallus kuntobimo dan arca Brawijaya, melambangkan suri tauladan dan raja bijaksana. Terakhir, teras kesembilan menjadi tempat pemujaan dengan luas 1,5 meter, memungkinkan pengunjung untuk merasakan kedekatan spiritual dengan sejarah Kerajaan Majapahit.

Artikel Terkait :  Menjelajah Keindahan Batik di Kampung Ngasem, Tempat Terbaik untuk Belanja Batik di Yogyakarta

Menyelami Biaya Masuk dan Pesona Lereng Gunung Lawu

Biaya masuk ke Candi Cetho terjangkau, Rp.2.500 untuk wisatawan dalam negeri, dan Rp.10.000 untuk wisatawan mancanegara. Namun, pengalaman yang didapat jauh lebih berharga. Sambil menikmati keindahan candi, lereng Gunung Lawu juga menawarkan banyak destinasi wisata alam dan sejarah lainnya yang dapat menjadi pilihan liburan Anda.

Rute dan Penginapan Terdekat

Akses menuju Candi Cetho sangat mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum seperti jurusan Karangpandan, Ngargoyoso, dan Jenawi. Meskipun di sekitar lokasi belum tersedia penginapan, Anda dapat mencari akomodasi terdekat di Kota Solo, seperti Best Western Premier Hotel atau Novotel Solo Hotel.

Wisata Sejarah Lainnya Meningkatkan Pengalaman Liburan Anda

Selain Candi Cetho, Solo menyimpan sejumlah destinasi sejarah menarik seperti Kraton Surakarta dan Museum Purba Sangiran. Jelajahi kekayaan sejarah di setiap sudut kota ini untuk merasakan nostalgia dan kebijaksanaan masa lalu.

Dengan mengunjungi Candi Cetho, Anda tidak hanya menyaksikan keelokan sejarah, tetapi juga merasakan keharmonisan antara warisan budaya dan keindahan alam. Segera rencanakan perjalanan Anda ke destinasi ini untuk merasakan pengalaman luar biasa di lereng Gunung Lawu.

Baca Juga :Paket Honeymoon Jogja Murah

Incoming search terms:

  • candi cetho
  • candi cetho karanganyar
  • sejarah candi cetho
  • gambar candi cetho
  • yhsm-imp1
  • peninggalan kerajaan majapahit
  • candi cetho karang anyar
  • candi peninggalan sejarah
  • kerajaan majapahit
  • kabupaten karanganyar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *